Selasa, 27 Desember 2011

KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN BUKU KERJA

Keungulan & kelemahan buku kerja






Nama : yogianto
Mata Kuliah : Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia
Smt / Kelas : III / E
Dosen Pengasuh : arni wijaya M.pd


SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
( STKIP ) MUHAMMADIYAH PAGARALAM
TAHUN AKADEMIK 2011 – 2012


Kata Pengantar
Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul " keungulan dan kelemahan buku kerja " tepat pada waktunya.
Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik dan saran dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.


Pagaralam, Desember 2011




Kelompok :


DAFTAR ISI


Halaman Judul i
Kata Pengantar ii
Daftar Isi iii


BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 2
1.3 Tujuan 2


BAB II PEMBAHASAN 3
2.1 penyeleksian Buku Kerja 3
2.2 Keungulan – Keungulan Atau Kelebihan Buku Kerja 3
2.3 Kelemaahan Atau Kekurangan Buku Buku Kerja 7


BAB III PENUTUP 8
3.1 Kesimpulan 8
3.2 Saran 9
Daftar Pustaka 10




BAB I
PENDAHULUN
1.1 Latar Belakang
Buku kerja dirancangdan disusun oleh penyusun yang ahli dibidangnya sebagai pendamping dan pelengkap buku teks. Para guru menggunakan buku tersebut sebagai pendamping buku teks dalam mata p4elajaran yang mereka pegang. Siswa mengerjakan segala tugas dan pelatihan dan praktik yang diprogramkan dalam buku kerja untuk menambah pemahaman mengenai teori – teori tertentu dan sekali gusmenumbuhkan keterampilan – keterampilan tertentu dalam mata pelajaran yang relevan.
Dari segi ini, kita sudah mengetahui bahwa buku kerja sebagian besar berisi tugas – tugas dapat berupa pelatihan, praktik, atau pertanyaan – pertanyaan. Aada juga bahan yang tersirat, namun hanya sebagai bahan pelengkap. Bagi siswa buku kerja benar – benar tempat berlatih. Bagi guru buku kerja dapat digunakan sebagai alat pengontrol tingkat atau tahaf hasil belajar siswa.
Sebagai mana buku pokok dan buku pada umumnya, buku kerjapun tidak luput dari segi positif dan segi negatif, segi positif dapat menunjang pada pros belajar mengajar sedangkan segi negatifnya dapat menghalangi atau menghambat proses belajar mengajar. Segi positif inilah yang kita sebut sebagai keunggulan buku kerja, sedangkan segi negatifnya kita sebut sebagai kelemahan buku kerja.






1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas maka dapat dirumuskan rumusan masalah sebagai berikut :
1. Jelaskan apa keunggulan atau kelebihan buku kerja ?
2. Apa kelemahan atau kekurangan buku kerja ?


1.3 Tujuan
Tujuan pembuatan makalah ini untuk mengetahui dan memahami keunggulan dan kelemahan buku kerja dalam penerapanya seperti kegiatan belajar mengjar di dalam kelas. Dan untuk mengidi prestasi kelompok kami.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Buku Kerja
Buku kerja merupakan buku pelatihan yang berfungsi sebagai alat untuk mengetahui apakah siswa sudah mengetahui, memahami, dan mengusai bahan pelajaran yang disajikan dalam buku tek atau belum.
Buku kerja adalah pasangan, pembantu, pelengkap, atau suplemen buku pokok atau buku utama.


2.2 Keunggulan – Keunggulan Buku Kerja
1. Bermanfaat
Buku kerja merupakan sarana pendidikan yang berguna dan bermanfaat. Buku kerja dirancang dan disusun berdasarkan buku teks yang dipergunakan. Semua tugas seperti pelatihan praktik , pertanyaan–pertanyaan disusun secara cermat terperinci bertahap dan berjenjang dan berlandaskan buku teks. Guru dan siswa yang menggunakan buku teks di tuntun dengan petunjuk – petunjuk yang jelas sehingga tidak terjadi salah pakai.


2. Hemat Waktu
Penggunaan buku kerja menghemat pemakaian waktu. Hal ini karena intruksi disusun secara jelas dan bahasanya disesuaikan dengan siswa pemakai buku kerja itu., pertanyaan tersusun secara sistematis maka dapat diharapkan responsi yang cepat dan tepat dari siswa. Bila hal ini terjadi pemakaian waktu dalam belajar terpakai secara tetap guna. Ini berarti hemat waktu, hemat tenaga atau efesien.


3. Memantapkan Kebiasaan Kerja
Buku kerja mengarahkan dan mendorong siswa bekerja secara sistematis terarah dan disiplin, tugas–tugas dalam pelajaran tertentu. Tentu harus diselesaikan pada pelajaran itu pula. Tugas tersebut tak dapat ditinggalkan sambil pelajaran terlanjut ke pelajaran berikutnya. Dengan berbagai tugas, pelatihan, dan pertanyaan yang ketat waktu itu dapat diharapkan terbina dan terbiasa melakukan kebiasaan yang baik. Pelatiahn, pratik dan pertanyaan- pertanyaan yang ada didalam buku kerja mendidik siswa menajdi orang disiplin dan kerja tinggi.


4. Memudahkan Pengawasan
Buku kerja berisi tugas, pelatihan, praktik, atau pertanyaan–pertanyaan yang harus dikerjakan oleh siswa tugas-tugas tersebut disusun secara bertahap mengikuti pelajaran demi pelajaran. Memalalui penyelesaian tugas- tugas tersebutguru dibantu dan dimudahkan dalam mengawasi siswa demi siswa. Dengan perkatan lain melalui penyelesaian tugas-tugas yang relevan dengan buku pokok, guru mudah mengawasi kegiatan kelas.


5. Menyediakan Tugas Yang Relevan
Buku kerja meyediakan tugas –tugas seperti pelatihan pratik atau pertanyaan- pertanyaan yang harus diselesaikan oleh setiap siswa. Tugas – tugas tersebut sangat berguna bagi penumbuhan dan pemahaman atau keterampilan dalam setiap pelajaran.


6. Menyediakan Bahan Dan Pelatihan Individual
Hal ini dilakukan disamping menyediakan tugas-tugas kerja yang menyampaikan bahan pelajaran yang bersifat melengkapi atau menyempurnakan bahan- bahan buku pokok tugas-tugas tersebut dapat dikerjakan menurut kecepan masing-masing siswa.


7. Meyediakan Sarana Penyesuaian Bagi Perbedaan Individual
Meyediakan sarana penyesuaian bagi perbedaan individual, Jenis tugas-tugas yang bervariasi mengungkinkan sarana belajar dapat memenuhi perbedaan indivindu yang jelas kecepatan menyelasikan tugas benar-benar diatur sendiri oleh siswa yang bekerja. Apalagi tugas itu dikerjakan dirumah, setiap siswa bebas memilih waktu dan kecepatan bekerja.


8. Meyediakan Sarana Pemeliharaan Karya dan Sarana Umapan Balik
Hasil kerja siswa dalam meyelesaikan setiap tugas merupakan karya siswa karya itu direkam atau diabaikan dalam buku kerja. Hasil karya ini dapat dimanfaatkan sebagai umpan balik dalam menyusun program belajar berikutnya.


9. Diaonostik Dan Remedial
Buku kerja merupakan alat pencarian, pengedentifikasian, dan perumusan sebab-sebab kesulitan belajar yang dialami oleh beberapa siswa. Dengan menganalisis penyebab kesulitan belajar, pelajaran segerah dapat dicarikan cara untuk memperbaiki melalui pengajaran remedial.


10. Menganekaragamkan Kelengkapan Pelajaran
Buku kerja jelas memberikan jelas memberikan cara belajar yang beraneka, dimulai dari tugas-tugas tertentu pelatihan,pelatihan, praktik dan mejawab pertanyaan-pertanyaan. Melalui buku kerja juga bahan pengajaran semakin bervariasi namun tetap relevan dan bersifat melengkapi.


11. Menghemat Waktu Dan Tenaga Guru
Buku kerja sangat membantu guru dalam peyedian tugas-tugas yang relevan dengan setiap pelajaran yang tertera dalam buku pokok. Tugas dan waktu kerja siswa sudah pulah diatur secara terperinci. Ini semua sangat menghemat waktu dan tenaga guru dalam mengelolah proses belajar mengajar.


12. Menghemat Biaya
Buku teks yang meliputi buku pokok dan buku kerja sudah menghimpun semua faktor yang diperlukan dalam prosesbelajar bagi setiap mata pelajaran. Lebih – lebih dalam soal bahan pengajaran sudah disipkan secara lengkap dengan memandu dari berbagai sumber, tujuan, bahan, metode, media dan evalusi sudah terkandung dalam buku teks. Ini sangt menguntungkan bagi pelaksana pendidikan, orang tua, atau masyarakat dalam pengadaan buku dengan harga yang relatif murah, sarana pengajaran sudah terpenuhi.
2.3 Kelemahan Atau Kekurangan Buku Kerja
Beberapa kelemahan buku kerja dapat kami jabarkan sebagai berikut :
1. Sadar atau tidak buku kerja sudah sebenarnya sudah turut membatasi program edukasional pada kelas atau siswa yang pemakainya.
2. Tidak jarang buku kerja mengandung hal – hal yang tidak logis atai tidak masuk akal dipandang secara edukasional.
3. Buku kerja telah turut menjadi penolong bagi guru yang malas dan malang sehingga hal itu turut pula menempamereka menjadi insyan yang tidak kreatif
4. Buku kerja sering gagal dalam menghasilkan kemampuan unggul untuk menulis kalimat lengkap dan wacana utuh.
5. Buku kerja sering gagal menghasilkan kemajuan – kemajuan serta perbaikan – perbaikan yang diharapkan dalam bahasa seperti terlihat dalam bahasa seperti terlihat dari skor ujian bahasa.
6. Buku kerja turut memperbanyak serta menambah hal-hal yang tidak perlu pada pernyataan pelengkapan intruksional.
7. Buku kerja gagal memelihara secara memadai perbedaan pribadi yang tepat pada para siswa.


Buku kerja memeng ketat dalam tugas dan waktu peyelesaian tugas. Jumlah tugaspun pastilah bukan tanpa batas.


BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Buku kerja merupakan buku pelatihan yang berfungsi sebagai alat untuk mengetahui apakah siwa sudah mengetahu, memahami, dan mengusai bahan pelajaran yang disajikan dalam buku tek atau belum.
Keunggulan – Keunggulan anatara lain sebagai berikut : Bermanfaat, Hemat Waktu, Memantapkan Kebiasaan Kerja, Memudahkan Pengawasan, Menyediakan Tugas Yang Relevan, Menyediakan Bahan Dan Pelatihan Individual, Meyediakan sarana penyesuaian bagi perbedaan individual, Meyediakan Sarana Pemeliharaan Karya dan Sarana Umapan Balik, diaonostik dan remedial, Menganekaragamkan kelengkapan pelajaran, Buku kerja jelas memberikan jelas memberikan cara, menghemat waktu dan tenaga guru dan menghemat biaya
Kelemahan buku kerja, buku kerja gagal memelihara secara memadai perbedaan pribadi yang tepat pada para siswa.Dan menghasilkan kemampuan unggul untuk menulis kalimat lengkap dan wacana utuh. Juga gagal menghasilkan kemajuan – kemajuan serta perbaikan – perbaikan yang diharapkan dalam bahasa
memperbanyak serta menambah hal-hal yang tidak perlu pada pernyataan pelengkapan intruksional.membatasi program edukasional pada kelas atau siswayang pemakainya




3.2 Saran
Disarankan kepada seluruh mahasiswa dapat membedakan kelemahan dan keunggulan buku kerja sehingga dapat memahami apa itu buku kerja. Dan dapat menutupi kelemahan buku kerja jika nenggunakan buku kerja dalam belajar mengajar.


DAFTAR PUSTAKA
Terigan Hery Guntur, 2009, Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia. Bandung : Penerbit Angkasa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar